Mereka ikut berpartisipasi dalam ide-ide dan gagasan dari dunia untuk melanggar perintah-perintah Tuhan. Tetapi jika kita melakukan ini Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita, dan kita tidak dapat melanggar firman-Nya dan menerima berkat-berkat yang diperuntukkan bagi yang setia. 11. Mematuhi Firman Kebijaksanaan
berada disegala tempat, maka dapat dikatakan bahwa realitas yang ada di alam semesta dan dunia ini adalah Tuhan. Dalam pustaka Candogya Upanisad III.14 menegaskan bahwa:
Tuhan dengan sifat dan kharakeristik manusia. "Mata Tuhan ada pada orang yang benar" (34:15). Di sini digambarkan kesamaan antara mata manusia dan mata Tuhan. Sama seperti mata yang memandang sesuatu dengan ketertarikan yang tinggi. Tuhanpun akan memperhatikan orang yang dikasihinya.
Mazmur 73:16-28 TB. Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku, sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka. Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur.
Pembangunan kepariwisataan di Indonesia mencakup 4 pilar pembangunan kepariwisataan yakni: (1)destinasi; (2)pemasaran; (3)industri, dan (4)kelembagaan. Keempat pilar tersebut merupakan upaya perwujudan azas pembangunan dengan memerhatikan keanekaragaman, keunikan dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata.
OvCTpS.
mata tuhan ada disegala tempat